News Flash

Tertarik Bangun Kilang di Indonesia, Perusahaan India Investasikan US$5 M

Tertarik Bangun Kilang di Indonesia, Perusahaan India Investasikan US$5 M

Industri perminyakan di tanah air hingga kini masih menjadi idola para investor asing. Salah satunya adalah perusahaan raksasa asal India, Essar Oil Ltd yang menyatakan ketertarikannya untuk membangun kilang dengan kapasitas 300 ribu barel per hari (bph) dengan total investasi sekitar US$ 5 miliar.

Baca selengkapnya...

  • Kenaikan TDL Harus Kesepakatan Pemerintah dan DPR

    Menteri ESDM usai konferensi pers kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan panas bumi tingkat dunia (World Geothermal Congress/WGC), Kamis (11/3) mengutarakan bahwa untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL) memerlukan kesepakatan antara Pemerintah dengan DPR RI seperti yang diamanatkan undang-undang.

  • Penandatanganan Proyek Panas Bumi di WGC 2010

    Pemerintah dengan pihak-pihak swasta dijadwalkan akan melakukan penandatanganan sejumlah proyek panas bumi dihadapan Presiden RI pada acara pembukaan World Geothermal Congress 2010.

  • Pengembangan Geothermal Perlu Jaminan PPA

    Pengembangan energi panas bumi atau geothermal memerlukan jaminan pembelian yang dituangkan dalam perjanjian jual beli listrik/power purchase agreement (PPA).

  • RIG Khusus CBM Lebih Murah

    Potensi pengembangan gas metana batu bara (coal bed methane/CBM) di Indonesia tampaknya makin terbuka lebar. Dari hasil pertemuan Pemerintah Indonesia dengan pengusaha Australia di Queensland, diketahui terdapat rig khusus CBM yang relatif sederhana dan murah harganya.
  • WK Gas Shale Segera Ditawarkan

    Untuk mempercepat pengembangan gas unconventional, terutama gas shale, Pemerintah akan segera menawarkan wilayah kerja gas shale, baik melalui joint study maupun lelang reguler.
  • Izin KP Marak Usai Pilkada

    Tambang memang selalu menarik bagi siapa saja. Karena menghasilkan uang milyaran rupiah. Tapi anehnya di Kalimantan, izin-izin pertambangan bertebaran setiap usai pilkada. Kok bisa?