Berita
Kamis, 12 Maret 2009
Cadangan Batu Bara Indonesia Capai 22 Miliar Ton
Demikian hal itu diungkapkan Kepala Badan Geologi Departemen ESDM R Sukhyar dalam acara Presentation on Result of Joint Study on Evaluation of Coal Resources and Reserves In Indonesia" di Jakarta, Kamis (12/3).
Dia menngatakan, kemungkinan cadangan batu bara
NEDO dipilih, jelas Sukhyar, karena lembaga tersebut memiliki kemampuan untuk mengetahui cadangan hingga kedalaman 400 meter di bawah permukaan bumi. "NEDO punya kemampuan sistem untuk estimasi sampai kedalaman yang lebih jauh. Kita bukan hanya bisa mengetahui resource kita untuk open pit tapi juga underground karena suatu saat kita pasti ke underground."
Dengan kajian resource batu bara, tambahnya, diharapkan dapat membantu pembuatan perencanaan pemanfaatan batu bara ke depan sekaligus menjadi daya tarik bagi investor untuk melakukan investasi.
"Dengan mengetahui cadangan, kita jadi punya planning yang bagus untuk ke depan. Jika ingin diusahankan daerah mana yang akan diusahakan." (PME-08)




