Berita
Rabu, 24 Februari 2010
Freeport Belum Bisa Penuhi Permintaan Nusantara IncorporatedUyung Sy – PME Indonesia
JAKARTA – Permintaan bahan baku lempeng tembaga yang diproduksi Freeport Indonesia (PTFI), oleh PT Nusantara Incorporated, belum akan ditambah oleh Freeport Indonesia.
Menurut Presiden Direktur & CEO PT Freeport Indonesia Armando Mahler, pihaknya belum menambah porsinya untuk pasar dalam negeri. Selain itu Nusantara sendiri masih belum mempresentasikan kebutuhan konsentrat atas proyek yang akan berjalan.
"Ekspor kami masih 70% dari total produksi 5.000 ton per tahun. Sisanya, 30% untuk dalam negeri," kata Armando ditemui seusai penyerahan simbolis 2.200 artefak yang akan dipamerkan dalam World Expo Shanghai 2010, di Hanggar Cardik Bandara Halimperdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/2).
Menurutnya PTFI belum berencana menambah porsi konsentrat tembaga untuk pasar dalam negeri pada tahun 2010 ini. Domestik masih mendapat jatah 30% dari total produksi Freeport, atau setara dengan 300-500 ribu ton per tahun.
Pasar ekspor masih menjadi andalan Freeport dalam memasarkan konsentrat tembaga ini. Terlebih dalam tiga tahun mendatang, jumlah pasokan konsentrat (smelting) tembaga akan berkurang.
"Ekspor kita fokus ke sana (smelting), apalagi tahun 2011sampai 2013 konsentrat akan berkurang dan pasokan smelting di dunia turun," paparnya. (PME-01/SGT)




