Berita
Rabu, 10 Maret 2010
BP Migas Prioritaskan Pasokan Gas DomestikSunandar PS-PME Indonesia
JAKARTA – Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) berkomitmen untuk memprioritaskan pasokan gas domestik, khususnya untuk pabrik pupuk, listrik, serta industri. BPMIGAS mendorong pemenuhan kebutuhan gas sesuai komitmen kontrak yang telah disepakati.
“Diharapkan pemanfaatan gas untuk pemenuhan kebutuhan domestik akan mengalami peningkatan yang signifikan setelah 2010,” kata Kepala Dinas Hubungan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan, BPMIGAS, Sulistya Hastuti Wahyu di Jakarta, Rabu (10/3).
Dia mengatakan, setelah 2010 komitmen ekspor gas ke luar negeri mulai berkurang. Selain itu, infrastruktur pendukung distribusi dan transmisi gas bumi di Indonesia mulai terbangun. BPMIGAS juga mendukung program pembangunan receiving terminal gas alam cair (LNG) oleh Konsorsium Perusaan Listrik Negara (PLN), Perusahaan Gas Negara (PGN), dan Pertamina. Adanya receiving terminal LNG tersebut akan memudahkan distribusi gas dari area yang mengalami surplus gas.
Sulistya menjelaskan, selama tahun 2009, BPMIGAS telah memasok gas industri pupuk sebesar 654 billion british thermal unit per hari (BBTUD) dan untuk kelistrikan sebesar 783,5 BBTUD. Untuk pemenuhan kebutuhan industri telah dipasok sebesar 1279,2 BBTUD melalui penjualan gas kepada PGN maupun langsung ke industri, sedangkan pemanfaatan gas yang diproses menjadi LPG sebesar 216,1 BBTUD.
Pihaknya terus mengupayakan agar pasokan gas untuk domestik tidak terganggu. Dia mencontohkan, berakhir kontrak gas untuk PGN Muara Karang dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PHE ONWJ pada akhir tahun 2009. Hilangnya pasokan gas sekitar 30 BBTUD tersebut memberikan dampak yang signifikan bagi kelangsungan industri. Untuk mengatasi hal tersebut, BPMIGAS telah mengalokasikan gas dari Lapangan Singa Blok Lematang milik Medco sebesar 50 BBTUD untuk mencukupi kekurangan tersebut.
“Hal ini menjadi satu bukti BPMIGAS tetap mendukung kelangsungan industri di dalam negeri,” katanya. (PME-01/SGT)




