Berita

Rabu, 10 Maret 2010

Pemerintah Tegaskan Ingin Perbesar Peran Pertamina di Blok Mahakam

PME Indonesia

JAKARTA - Pemerintah kembali menegaskan ingin memperbesar peran perusahaan pelat merah PT Pertamina di Blok Mahakam. Diharapkan sebelum masa kontrak berakhir, BUMN itu sudah dapat masuk ke blok tersebut.

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh di Jakarta, Rabu (10/3), mengemukakan, pada prinsipnya, blok migas yang kontraknya telah berakhir, kembali menjadi milik negara. Meski demikian, sebelum kontrak berakhir, pihak operator dimungkinkan untuk mengajukan perpanjangan. Ini juga berlaku untuk Blok Mahakam.

Ia mengatakan, jika Total E&P yang saat ini mengelola Blok Mahakam mengajukan permintaan perpanjangan kontrak kerja sama, Pemerintah memiliki sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah Total memiliki kontribusi yang besar terhadap produksi minyak nasional. Produksinya di atas target yang telah ditetapkan. Namun demikian, jika kontrak tersebut diperpanjang, Pemerintah ingin peran Pertamina diperbesar. Jika hal ini tidak disetujui, maka Pertamina siap mengoperasikan sendiri blok tersebut.

“Kita kedepankan kepentingan nasional,” tegasnya.

Terkait peningkatan peran Pertamina di Blok Mahakam, Pemerintah mendorong Pertamina melakukan negosiasiasi business to business dengan Total E&P serta menginginkan agar Pertamina dapat masuk ke blok itu sebelum kontrak berakhir pada 2017.

Seperti diketahui, Total E&P telah mengakukan permohonan perpanjangan kontrak kerja sama Blok Mahakam. Sementara itu, Pertamina juga telah menyatakan minatnya untuk mengelola Blok Mahakam. (PME-01/SGT)